Metode CRAFT

Cek Kesiapan Batin Promil

Temukan kondisi batin yang paling memengaruhi cara kamu menjalani promil, lalu dapatkan peta awal untuk menata pikiran, emosi, keyakinan, dan kebiasaan dengan lebih tenang.

Promil bukan hanya soal tubuh, tapi juga ketenangan batin. Stres yang berlangsung lama dapat memengaruhi keseimbangan emosi, kedekatan dengan pasangan, kualitas ikhtiar, dan keberhasilan promil. Lewat pernyataan di bawah ini, kamu akan diajak mengenali bagian dalam dirimu yang perlu ditenangkan, dikuatkan, dan ditata ulang dengan lebih lembut.
0/25 terjawab
1

Aku sering menyalahkan diri sendiri saat hasil promil belum sesuai harapan.

2

Aku mudah merasa tertinggal ketika melihat orang lain hamil atau punya anak.

3

Komentar orang tentang kehamilan sering membuat pikiranku berputar lama.

4

Aku pernah merasa tubuhku mengecewakanku karena belum hamil.

5

Setiap mendekati jadwal haid, aku sering merasa takut dan tegang.

6

Aku mulai bisa melihat promil sebagai proses belajar, bukan sebagai hukuman.

7

Aku bisa mengingatkan diri bahwa belum hamil bukan berarti aku gagal sebagai perempuan atau pasangan.

8

Aku mulai mencari makna yang lebih sehat dari perjalanan promilku.

9

Aku terbuka untuk mengganti cara berpikir lama yang membuatku semakin tertekan.

10

Aku percaya proses promil bisa dijalani dengan lebih sadar, bukan hanya penuh tuntutan.

11

Saat sedang kecewa, aku bisa berbicara kepada diriku dengan lebih lembut.

12

Aku punya kalimat penguat yang membuatku merasa lebih tenang.

13

Aku sedang belajar menerima tubuhku sebagai teman perjalanan, bukan musuh.

14

Aku bisa memberi ruang untuk sedih tanpa menghakimi diriku sendiri.

15

Aku merasa layak disayangi dan didukung, apa pun hasil promil bulan ini.

16

Aku bisa membedakan mana yang bisa aku ikhtiarkan dan mana yang perlu aku lepaskan.

17

Aku mulai fokus pada kebiasaan kecil yang bisa mendukung diriku hari ini.

18

Aku bisa membatasi diri dari komentar, konten, atau perbandingan yang membuatku semakin down.

19

Aku berusaha menjaga hubungan dengan pasangan, bukan hanya mengejar hasil promil.

20

Aku bisa kembali menenangkan diri ketika pikiranku mulai terlalu jauh ke skenario buruk.

21

Aku siap melatih pola pikir baru secara konsisten, bukan hanya saat sedang sedih.

22

Aku mau punya rutinitas kecil untuk menenangkan diri selama promil.

23

Aku terbuka mengikuti proses belajar yang membantu emosiku lebih stabil.

24

Aku mau melatih komunikasi promil yang lebih hangat dengan pasangan.

25

Aku siap menjalani perubahan kecil setiap hari agar perjalanan promil terasa lebih ringan.